SALAM...

SALAM...

Menyenandungkan keindahan semesta merupakan sebentuk kebahagiaan sekaligus kenikmatan syukur atas samudera berkahNYA.

Mengikuti gerak akar yang menyebar mencari kemuliaanNYA
Merambati gerak sulur mengokohkan ke-Istiqomah-an
Menelusuri liukan batang tunas to find a light of Ray...cahaya Semesta-NYA..

Melantunkan tasbih semesta,
Mengukir warna-warni di langit,
Mengunduh aliran ilmu yang terus mengalir di belantara semesta.



Salam Senandung penuh Berkah,

Indri W. Indraswari

Sabtu, 05 Januari 2013

Subhanallah

Subhanallah... Lembar buku baru sudah mulai terisi lagi, jemariku terasa agak kaku berdansa dengan pena di atas kertas...lamaaaaa nian tak menulis! Lamaaaa pulaaa tak bersenandung di sini, meski begitu banyaaaaaak draft senandung bermunculan silih berganti di kepala. Rupanya kesibukan begitu meluluhlantakan waktu bersenandung padahal Semesta semakin indah menyajikan lukisan indah dan sedih silih berganti. Begitu banyak yang sudah terjadi, begitu banyak pembelajaran yang kudapat, begitu banyak waktu yang sudah dilewati, begitu banyak lembar buku yang harus ditutup, dan saatnya mengukir di lembaran baru dengan semangat baru :) Subhanallah... 05/Jan/2013 IwI

Jumat, 10 Februari 2012

s.e.m.p.u.r.n.a.

Harmoni Pagi ini tak mungkin membuatku lupa pada-MU RABB ku...
Begitu sempurna alunan-NYA
Segar
Indah
Bercahaya
Menyentuh
Menginspirasi
Ber-HIKMAH

SEMPURNA hanya milik-MU Duhai Rabbuna



#IwI@Bandungpagiharitanggalsepuluhfebruariduaribuduabelaspukulsembilanpagi

Sabtu, 14 Januari 2012

Suspensi Rasa


KEMARIN, Hari lalu itu, bak botol terbuka yang teronggok di atas lautan pasir
Tersaput ombak, butir-butir pasir berebut memasuki leher botol bening yang sempit
SUSPENSI pun terjadi, butir pasir yang padat segera bercampur dengan air asin
Bayangkan sendiri rasanya, getir dan asin, serta terhimpit tanpa bisa keluar dari botol

Tiba-tiba, terulur sebuah Tangan mengangkat perlahan botol itu, meneggakkannya masih dihamparan samudera pasi
Hingga SEDIMEN tampak di dasar botol, MENGENDAP!
Aah...terlihat jelas dari balik beningnya kaca botol, pengendapan itu mengeruhkan JERNIH nya botol..

Kembali terulur sebuah Tangan, dengan sabar menormalkan endapan lalu membasuhnya dengan air, hingga botol kembali bening, seperti NUDASI.
Entah apa lagi RASA yang akan masuk ke dalam botol, terjadi suspensi lalu timbul endapan disana.Yang pasti, BUANG endapan getir dan asin ! Cukup simpan dengan baik JERNIH-nya, SAJA...

SUSPENSI RASA, bagi Para Pencari Sang Maha Rasa
ditulis IwI@Bandung, 01Juni2011,11.53 am

Jumat, 14 Oktober 2011

Syukur pada-MU #1


Melipat waktu yang tlah berlalu
Menyulam detik demi detik yang berdatangan
Dalam Naungan Ridho dan Perlindungan-MU Allohu Rahiim

Disemangati kehangatan Mentari-MU
Dibelai kemilau senja-MU
Dipeluk cahaya temaram rembulan-MU
Ditemani senyum bebungaan milik-MU
Disejukkan rintik hujan-MU
Dinaungi kesucian awanawan putih-MU
Direngkuh samudera ampunan-MU

Duhai Pemilik Semesta, beribu syukur dan terima kasih untuk kasih-MU,
yang SELALU ADA


:)
by me, IwI @Bdg, empatbelasoktoberduaribusebelas-pulukdelapanpagilewattigamenit



Pic : Bunga Dahlia var : Happy Single Wink

Senin, 12 September 2011

Sweet Age


Teringat pesan indah berikut : "Jadilah pribadi yang pada hari kelahirannya semua orang tertawa bahagia namun hanya Ia sendiri yang menangis ...dan pada hari kematiannya semua orang menangis sedih namun hanya Ia sendiri yang tersenyum (MhG)"...sebuah senandung indah smoga bisa menjadi akhir indah untukku di saatNYA.

"And, when you want something, all the universe conspires in helping you to achieve it ( Paulo Coelho ~ The Alchemist ), Smoga Semesta mendukung semua upaya membaikku menuju-NYA.


Duhai RABB Sang Pemilik,jangan biarkan kenikmatan melalaikan kami dari mengingatMU Ya RABB, karena tiada tujuan kami selain untuk bertemu denganMU Wahai Yang MahaKasih Aamiin.




IwI,@Bandung, 12september2011, pukuldelapanpagilewatduabelasmenit



deeply muhasabah@my milad ~sweet age

Selasa, 07 Juni 2011

a Petrichor, mewangi sekaligus me-'warning'

Senja menjelang, namun semburat jingga keemasan tampak tertutupi oleh gulungan mega yang tampak menghitam. Kupercapat ayunan langkah kaki menuju istanaku.
Namun bulir-bulir segar berkahNYA bergerak lebih cepat mendahului langkahku...
HUJAN...rintiknya membasahi semua tutupan di seluruh bentang alam yang kulalui kemarin.

Perlahan kuperintahkan kedua kaki melambat, menikmati kesegaran-NYA dan menikmati anugerah indahNYA...PETRICHOR, a smell of Rain.
SUBHANNALLAH, AROMA tanah bercampur debu yang khas terhirup setiap kali hujan mengguyur setelah terik Surya.

KONON, Sebuah penelitian di belahan bumi sana memastikan bahwa aroma tersebut berasal dari senyawa yang dihasilkan bakteri. Para Ahli menyimpulkan bahwa bau tanah berasal dari kombinasi dua senyawa yang disebut geosmin dan methylisoborneol. Kedua zat kimia yang tidak berbahaya itu termasuk dalam kelas senyawa terpene yang sama-sama disintesis oleh bakteri tanah.

-Allaahumma shayyiban naafi’an- Petrichor yang mewangi SUNGGUH membuatku dibuai belaian sejukNYA.

Sambil terus melangkah, memilah bagian-bagian tanah yang akan dipijak berhembuskan PETRICHOR yang diiringi derik rintik hujan yang menerpa, kembali mengingatkan. Ingat akan wewangi tanah tempat-ku kembali. KELAK, jika Sang PENGGENGGAM KEHIDUPAN merenggut waktuku (kembali).

Hmm... a Petrichor, mewangi sekaligus me-'warning', kulanjutkan langkah-langkahku, memijak tanah dengan sebaik-baik pijakan peran-ku dari-NYA, dengan memohon penyertaan-NYA.


:)
-ditulis Indri W. Indraswari yang menyukai aroma 'petrichor' se-sangat menyukai aroma beras, @Bandungku, June, 07, 2011, 08.03am-