SALAM...

SALAM...

Menyenandungkan keindahan semesta merupakan sebentuk kebahagiaan sekaligus kenikmatan syukur atas samudera berkahNYA.

Mengikuti gerak akar yang menyebar mencari kemuliaanNYA
Merambati gerak sulur mengokohkan ke-Istiqomah-an
Menelusuri liukan batang tunas to find a light of Ray...cahaya Semesta-NYA..

Melantunkan tasbih semesta,
Mengukir warna-warni di langit,
Mengunduh aliran ilmu yang terus mengalir di belantara semesta.



Salam Senandung penuh Berkah,

Indri W. Indraswari

Selasa, 05 April 2011

Episode : Senandung Sumbang #1#


Kali ini, senandung yang sayup-sayup kudengar agak sumbang.
PENDIDIKAN...lagi-lagi terkait dengan BIAYA yang tak murah.
Masih senandung lama, hanya aransemen melodinya semakin memekak-kan dan cukup menyakitkan telinga.

Sekolah favorit bagai pungguk merindukan bulan bagi yang berpenghasilan minim meski berilmu penuh. Biayanya cukup membuat diafragma tertarik..hhheek...khususnya bagi sekolah yang berstandar international. Berfasilitas serba modern tentunya tak seperti mengunduh pelajaran dari Alam Semesta yang disemiliri hembusan sejuk sang angin, diselingi dengungan nyamuk dan dibelai rintikan hujan.


Duhai Semesta...
Senandungkanlah nyiur melambai yang menghantar kedamaian,
Senandungkanlah kidung Syahdu memohon naungan lindungan Sang KHALIQ,
Senandung yang mentenagai upaya menyeruak belantara semesta yang semakin berduri.




#Bdg, 04.05.2011, 03.24 pm

Senin, 04 April 2011

Mewangi....

Hujan cukup deras baru saja berhenti bersenandung sore ini,
Aroma memukau debu-debu tanah yang tersiram hujan menyeruak menggelitik hidungku.
Hmmm...Subhanallah...begitu damai wangi tanah.

Tanah beberapa jengkal diantara beton-beton yang melangit