SALAM...
Menyenandungkan keindahan semesta merupakan sebentuk kebahagiaan sekaligus kenikmatan syukur atas samudera berkahNYA.
Mengikuti gerak akar yang menyebar mencari kemuliaanNYA
Merambati gerak sulur mengokohkan ke-Istiqomah-an
Mengunduh aliran ilmu yang terus mengalir di belantara semesta.
Salam Senandung penuh Berkah,
Indri W. Indraswari
Senin, 15 Februari 2010
SMILE : A Ray of Light
Sometimes I wonder
How I'd ever make it through,
Through this world without having you
I just wouldn't have a clue
'Cause sometimes it seems
Like this world's closing in on me,
And there's no way of breaking free
And then I see you reach for me
Sometimes I wanna give up
I wanna give in,
I wanna quit the fight
And then I see you, baby
And everything's alright,
everything's alright
When I see you smile
I can face the world, oh oh,
you know I can do anything
When I see you smile
I see a ray of light, oh oh,
I see it shining right through the rain
When I see you smile
Oh yeah, baby when I see you smile at me
Baby there's nothing in this world
that could ever do
What a touch of your hand can do
It's like nothing that I ever knew
And when the rain is falling
I don't feel it,
'cause you're here with me now
And one look at you baby
Is all I'll ever need,
you're all I'll ever need
Minggu, 14 Februari 2010
Keterbatasan yang Tidak Membatasi

Sahabat kesayanganNYA,
Tuhan selalu memiliki rencana indah dan terbaik bagi kita dengan segala yang Beliau berikan pada kita. Keterbatasan fisik pasti diimbangi dengan kelebihan lain yang menjadikan pribadi menjadi sempurna.
Terbukti banyak pribadi dengan kertebatasan fisik memiliki prestasi luar biasa.
Pak Stephen Hawking memiliki cacat yang cukup mengharukan,sklerosis lateral amiotrofik, sebuah sindrom yang menyerang sistem motorik tubuh, namun masih tetap berkarya, terus membaktikan hidupnya untuk ilmu pengetahuan.
Qian Hongyan seorang remaja yg kehilangan kedua kakinya saat kecelakaan lalu lintas saat usianya 3 tahun tampil sebagai pebasket cilik yang cemerlang juga piawai di olah raga renang.
Pak Beethoven, salah satu komposer terbesar di dunia musik klasik mengalami kecacatan, namun pantang menyerah dengan terus menghasilkan karya besar.
Masih banyak lagi pribadi-pribadi hebat yang mendapatkan ujian ‘keterbatasan’ tapi penuh semangat luar biasa untuk tidak membatasi diri dan mengambil berkah di balik ujian.
Berkarya dan berprestasi luar biasa untuk mengambil semua hikmah baik dari ujian yang diberikan TUHAN Yang Maha Kasih.
Sahabat,
Pribadi-pribadi dengan keterbatasan fisik, merupakan figur pembelajaran bagi kami untuk selalu berkarya dan berbuat yang terbaik tanpa mengenal putus asa.
Kehadiran sahabat-sahabat tersebut diantara kita, semakin membuat kita untuk penuh syukur atas yang telah BELIAU berikan pada kita.
Untuk semakin mengasah kalbu untuk lebih berkasih sayang dan peduli pada sesama.
Untuk semakin menjalani kehidupan demi memperoleh ridhoNYA dan demi kemuliaan kini dan kelak.
Terkadang kita terlalu banyak mengeluh dengan segala kekurangan pada diri kita, padahal mengeluh tidak mendatangkan perubahan.
Tindakan adalah jalan keluar, berbuat dan berupaya, berjuang menghadapi semua yang harus kita hadapi dan berjuang menggapai semua keinginan dan impian yang cemerlang dan mulia bagi diri dan keluarga tercinta juga untuk kebaikan banyak orang.
Maha Suci Tuhan Yang Maha Perkasa tempat berpulang segala kemustahilan.
Mari Sahabat, terus berkarya dan jadilah pengubah hidup, The Life Changer yang selalu memberikan karya terbaik dalam kondisi apapun dengan tetap selalu mengkekasihkan diri pada TUHAN Sang Maha Pemungkin.
Keterbatasan bukan pembatas karya besar,
Karena tidak ada yang tidak mungkin jika Tuhan berkehendak bukan?
by Indri W. Indraswari, @Bandoeng, December 9, 2009, 09.09 am
Wednesday, December 9, 2009 at 9:21am
TULIP - The Power of Love
Sahabat-sahabat KecintaanNYA,
TULIP (Tulipa sp.) merupakan salah satu bunga dari family Liliaceae, puspa luar biasa indah merona corak, juga ragam dan degradasi warnanya yang berasal dari Asia Tengah. Merupakan tanaman perenial berumbi, daunnya berbentuk sempit memanjang berwarna hijau nuansa kebiru-biruan dan berlilin.
Bunganya berukuran besar merekah tegak di ujung tangkai, bak lady of arc dengan sejuta pesonanya. Mekar di sekitar bulan Maret hingga April tergantung dari jenis kultivarnya, menjadikan bunga yang bila ditanam dari umbi memerlukan waktu setahun untuk berbunga ini memiliki nilai prestisius. Setelah bunga mekar sekitar 2 - 3 minggu kuntum dan tangkai bunga harus dipotong guna mempersiapkan suplai energi yang memadai bagi pertumbuhan kuntum bunga generasi selanjutnya.
Sahabat,
Bunga cantik dengan pendar kilauan enam helai daun mahkota jelitanya ini seperti menggoda Alam Semesta untuk bersegera memuji kebesaranNYA sebab keselarasan warna-warninya yang sangat langka dan mulia ini.
Decak kekaguman dan kesyukuran pada Sang DESIGNER tulip pasti terlontar dari setiap jiwa yang melihat bunga indah ini. Bahkan, sang lebah tak kuasa memendam hasratnya untuk dapat menemani dan menjaga sang tulip mendendangkan lagu cinta padaNYA dalam rentang saat-saat indahnya.
Namun, penting untuk disadari bahwa keindahan ini merupakan tanda yang digunakan TUHAN untuk menyampaikan maksudNya.
Seperti jejak-jejak diatas salju yang dibuat oleh beruang kutub yang belum pernah kita lihat, akan membawa kita pada realitas yang tersembunyi dibalik selubung dari apa yang tampak di permukaan. Seperti syair Illahiyahnya ”Aku adalah khazanah tersembunyi yang ingin dikenal dan, karena itu, Aku menciptakan Alam semesta sebagai sarana untuk mengenal diriKu sendiri”.
Sahabat,
Dengan warna warni keindahanlah TUHAN men-citrakan keberadaanNya, menjadikannya suatu pemandangan menggairahkan yang tidak melenakan, menyelubungi determinasi tanah dengan keceriaannya dan lihatlah... genitnya tangkai tulip itu berdansa dihembus sejuknya hawa pegunungan, seolah menyediakan orkestra warna bagi para malaikat agar mengajak manusia untuk turut berdendang.
Dapatkah kita mengatakan, apakah bukan karena cintanya kepada bunga sehingga tukang kebun memelihara taman ? apakah bukan karena nostalgia akan keindahan bentuk sehingga arsitek menggambar cetak biru sebuah bidang ?
Layakkah bila disebut, cinta yang men-tenagai keindahan ini ?
Begitu indahkah warna-warni cinta ?
Sengatan si lebah sepertinya membuyarkan lamunan ini, karena indah mahkota ku ternyata di tenagai cinta orang tua hara tanah dan kini tiba giliranku menyediakan intisari diri bagi kepentingan orang banyak yang belum sempat menyaksikan pesonaku.
Tapi tak apa karena kini kutahu, betapa keberadaanku adalah pengindah waktumu dan sariku, aromaku, iramaku, harmoniku dan keselarasanku menjadi madu yang kelak men-tenagai manusia kecintaanNya.
Inikah se-bentuk cinta yang diinginkannya ? Membangun keindahan taman tulip untuk mengundang kehadiran ILLAHI sebagai realitas yang hidup di bumi ini. Dimana... emosi duniawi semakin lama semakin rakus merebut waktu kita ? Dan, jika kita tidak menciptakan sebuah tempat bagi ILLAHI disini, saat ini, dalam kehidupan sehari-hari, TUHAN akan terus berada dalam keadaan maya atau hanya menjadi sebuah potensi.
Demikian Sahabat,
Mari sadari selalu kehadiran cintaNYA sebagai power bagi kita untuk membahagiakan banyak orang yang tentunya akan menjadikan kita pribadi kekasih TUHAN.
by Indri W. Indraswari @Bandoeng, July 04, 2009