
Seiris cake coklat merupakan penutup makan malamku di hari terakhir bulan Desember duaribu sepuluh.
Lelehan coklat dan serutan coklat menambah sensasi lezat luar biasa dari cake ini.
Alhamdulillah ternyata begitu besar kasihNYA hingga kenikmatan masih terus dicurahkanNYA.
Begitu banyak kesalahan, kekhilafan, langkah yang belum tepat, penundaan di setahun ini.
Hanya dengan samudera ampunan dari Sang Maha Indah yang RidhoNYA jauh lebih besar dari murkaNYA terampuni semua khilaf dan dapat terlalui dengan indah.
Tak banyak janjiku padaMU (lagi) Duhai Rabbku,
Disiplin menjalankan semua kewajiban dan memperbaiki kehambaanku PadaMU Sang Maha Penyayang,
ITU yang harus terus aku baikkan hingga Hanya limpahan cahaya kemuliaanMU yang akan selalu tercurahkan, kini dan seterusnya.
dengan himpunan Doa di penghujung segala UPAYA, semoga mustajab.
Laiknya seiris cake coklat yang lezat ini,
dari kunyahan pertama hingga akhir terasa lezat,
meski ada asam dari buah ceri yang tertelan,
asam yang menyehatkan!
-keep up & cheers-
by
IndriWIndraswari, 31.12.2010 @Bandoengku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar